windows xp

Kamis, 10 November 2011

Tutorial bAHASAA Program C DAN C++

Variabel

Variabel adalah komponen penting pada sebuah program komputer. Variabel mempunyai fungsi untuk menyimpan nilai atau dapat disebut sebagai konstanta. Pada bahasa C dan C++, variabel memiliki tipe yang menentukan jenis konstanta apa yang dapat ditampung oleh variabel itu. Tipe-tipe variabel pada C :

  • int
  • float
  • double
  • char

int

Variabel bertipe int bertujuan untuk menampung konstanta berupa bilangan bulat.

float

Tipe data ini dipergunakan untuk menampung data bertipe bilangan pecahan dengan tingkat ketelitian tunggal.

double

Sama halnya dengan tipe float, tipe data ini juga untuk menampung bilangan pecahan, tetapi dengan tingkat ketelitian ganda.

char

Tipe data ini digunakan untuk menampung konstanta berupa sebuah karakter tunggal.

Selain tipe dasar ini, terdapat tambahan untuk tipe yang mengubah batas atas maupun batas bawah dari rentang konstanta yang dapat ditampung oleh tipe tersebut. Tambahan yang dapat dipergunakan adalah:

  • signed dan unsigned
  • short dan long

signed dan unsigned

Dengan memberikan tambahan signed pada sebuah tipe, maka tipe tersebut akan dapat menampung konstanta dari rentang nilai negatif terkecil hingga nilai positif terbesar yang dapat ditampungnya. Jika yang ditambahkan adalahunsigned, maka variabel hanya akan dapat menampung nilai dari rentang 0 sampai dengan nilai positif terbesar.

short dan long

Tambahan ini dapat ditambahkan pada tipe int, float, dan double. Tipe ini akan mengubah rentang nilai terbesar dan terkecil yang dapat ditampung, tetapi hal ini tergantung kepada batasan yang dimiliki oleh kompiler yang digunakan.

Powered by ScribeFire.

Struktur dasar kode program

Setiap program komputer, dalam bahasa apapun, secara umum memiliki struktur seperti berikut ini:

Bagian deklarasi

Bagian inisialisasi

Bagian kode utama

Bagian deklarasi

Pada bagian ini dilakukan deklarasi variabel yang hendak digunakan. Bahasa C mengharuskan seluruh variabel yang akan digunakan pada sebuah scopedideklarasikan terlebih dahulu, sebelum kode program lainnya. Deklarasi diantara kode program tidak diperbolehkan. Pada C++ batasan ini sudah tidak ada, sehingga deklarasi dapat dilakukan tepat sebelum variabel digunakan pada kode program.

Bagian inisialisasi

Variabel sebaiknya diinisialisasi terlebih dahulu dengan nilai awal yang diinginkan. Variabel yang baru saja dideklarasikan akan menempati ruang memory yang diberikan oleh sistem, sehingga nilainya tidak dapat diprediksi. Agar program yang dibuat berjalan sesuai dengan logika program yang diinginkan, isilah seluruh variabel dengan nilai awal yang diinginkan. Pada C dan C++, deklarasi dan inisialisasi dapat dilakukan sekaligus ataupun terpisah.

Bagian kode utama

Pada bagian inilah kode program dituliskan. Kode program ditulis sesuai dengan logika program yang diinginkan dan dengan tata bahasa yang dimengerti oleh kompiler yang hendak digunakan. Penulisan kode program yang menyalahi tata bahasa akan dapat dilacak dengan mudah. Kompiler akan menampilkan nomer baris yang memuat kode yang salah. Tetapi kesalahan logika pada kode program merupakan kesalahan yang sangat sulit untuk dilacak. Penulis program harus merunut kode program yang ditulisnya untuk menemukan kesalahan logika ini, agar program yang dibuat dapat berjalan sesuai dengan keinginan.
Kesalahan logika paling umum adalah penulisan operator komparasi dengan operator assignment. Lihat potongan kode berikut ini:

1if (a = b)
2{
3 printf("a is equal with b\n");
4}
5else
6{
7 printf("a is not equal with b\n");
8}

Apa kira-kira hasil dari potongan kode diatas?Potongan kode diatas akan selalu menghasilkan tulisan “a is equal with b”, karena apapun nilai a, nilainya akan digantikan dengan nilai dari b, sehingga kondisi pada if akan selalu bernilai true. Pada C dan C++, untuk melakukan komparasi, tanda yang digunakan adalah ==. Kesalahan ini yang seringkali sulit untuk dilacak. Siapa saja dapat melakukan kesalahan ini, walaupun sudah menulis banyak program dalam C maupun C++, tidak terbatas pada pemula saja

Variabel

Variabel adalah komponen penting pada sebuah program komputer. Variabel mempunyai fungsi untuk menyimpan nilai atau dapat disebut sebagai konstanta. Pada bahasa C dan C++, variabel memiliki tipe yang menentukan jenis konstanta apa yang dapat ditampung oleh variabel itu. Tipe-tipe variabel pada C :

  • int
  • float
  • double
  • char

int

Variabel bertipe int bertujuan untuk menampung konstanta berupa bilangan bulat.

float

Tipe data ini dipergunakan untuk menampung data bertipe bilangan pecahan dengan tingkat ketelitian tunggal.

double

Sama halnya dengan tipe float, tipe data ini juga untuk menampung bilangan pecahan, tetapi dengan tingkat ketelitian ganda.

char

Tipe data ini digunakan untuk menampung konstanta berupa sebuah karakter tunggal.

Selain tipe dasar ini, terdapat tambahan untuk tipe yang mengubah batas atas maupun batas bawah dari rentang konstanta yang dapat ditampung oleh tipe tersebut. Tambahan yang dapat dipergunakan adalah:

  • signed dan unsigned
  • short dan long

signed dan unsigned

Dengan memberikan tambahan signed pada sebuah tipe, maka tipe tersebut akan dapat menampung konstanta dari rentang nilai negatif terkecil hingga nilai positif terbesar yang dapat ditampungnya. Jika yang ditambahkan adalahunsigned, maka variabel hanya akan dapat menampung nilai dari rentang 0 sampai dengan nilai positif terbesar.

short dan long

Tambahan ini dapat ditambahkan pada tipe int, float, dan double. Tipe ini akan mengubah rentang nilai terbesar dan terkecil yang dapat ditampung, tetapi hal ini tergantung kepada batasan yang dimiliki oleh kompiler yang digunakan.

Powered by ScribeFire.

Struktur dasar kode program

Setiap program komputer, dalam bahasa apapun, secara umum memiliki struktur seperti berikut ini:

Bagian deklarasi

Bagian inisialisasi

Bagian kode utama

Bagian deklarasi

Pada bagian ini dilakukan deklarasi variabel yang hendak digunakan. Bahasa C mengharuskan seluruh variabel yang akan digunakan pada sebuah scopedideklarasikan terlebih dahulu, sebelum kode program lainnya. Deklarasi diantara kode program tidak diperbolehkan. Pada C++ batasan ini sudah tidak ada, sehingga deklarasi dapat dilakukan tepat sebelum variabel digunakan pada kode program.

Bagian inisialisasi

Variabel sebaiknya diinisialisasi terlebih dahulu dengan nilai awal yang diinginkan. Variabel yang baru saja dideklarasikan akan menempati ruang memory yang diberikan oleh sistem, sehingga nilainya tidak dapat diprediksi. Agar program yang dibuat berjalan sesuai dengan logika program yang diinginkan, isilah seluruh variabel dengan nilai awal yang diinginkan. Pada C dan C++, deklarasi dan inisialisasi dapat dilakukan sekaligus ataupun terpisah.

Bagian kode utama

Pada bagian inilah kode program dituliskan. Kode program ditulis sesuai dengan logika program yang diinginkan dan dengan tata bahasa yang dimengerti oleh kompiler yang hendak digunakan. Penulisan kode program yang menyalahi tata bahasa akan dapat dilacak dengan mudah. Kompiler akan menampilkan nomer baris yang memuat kode yang salah. Tetapi kesalahan logika pada kode program merupakan kesalahan yang sangat sulit untuk dilacak. Penulis program harus merunut kode program yang ditulisnya untuk menemukan kesalahan logika ini, agar program yang dibuat dapat berjalan sesuai dengan keinginan.
Kesalahan logika paling umum adalah penulisan operator komparasi dengan operator assignment. Lihat potongan kode berikut ini:

1if (a = b)
2{
3 printf("a is equal with b\n");
4}
5else
6{
7 printf("a is not equal with b\n");
8}

Apa kira-kira hasil dari potongan kode diatas?Potongan kode diatas akan selalu menghasilkan tulisan “a is equal with b”, karena apapun nilai a, nilainya akan digantikan dengan nilai dari b, sehingga kondisi pada if akan selalu bernilai true. Pada C dan C++, untuk melakukan komparasi, tanda yang digunakan adalah ==. Kesalahan ini yang seringkali sulit untuk dilacak. Siapa saja dapat melakukan kesalahan ini, walaupun sudah menulis banyak program dalam C maupun C++, tidak terbatas pada pemula saja

Senin, 07 November 2011

Cara Membuat Flashdisk Portable Windows 7

Cara Membuat Flashdisk Portable Windows 7

Artikel ini dapat anda temukan dengan kata kunci membuat screensaver menjadi walpaper,

Cara mudah merubah flashdisk anda menjadi flashdisk portable… untuk para pengguna notebook cara ini adalah solusi yang baik… karena notebook umumnya tidak memiliki cd room atau dvd room.. oleh karena itu saya akan membahas bagaimana cara untuk membuat flashdisk kita menjadi portable… dengan cara ini kita dapat menghemat waktu dan yang pasti kita dapat memperkecil pengeluaran kita… karena hanya dengan bermodalkan flashdisk kita sudah bisa menginstal notebook atau laptop kita… berikut langkah-langkah yang harus anda ikuti dan harus anda pahami… langsung aja y kita masuk ke TKP….

  1. Masukkan flash disk dengan minimal space 4GB yang masih kosong karena akan dijadikan bootable flash disk.
  2. Buka Command Prompt dengan cara klik [Start] dan ketik [CMD] dalam kotak search lalu tekan [Enter]. Alternativelain adalah melalui ; Start >All programs>Accessories> klik kanan pada Command Prompt dan pilih [run as administrator].
  3. Ketika Command Prompt terbuka, masukkan command/perintah berikut: DISKPART lalu klik [Enter], LIST DISK lalu klik [Enter]. Setelah Anda masukkan perintah LIST DISK, ia akan menampilkan nomor disk USB drive Anda.
  4. Dalam langkah ini Anda harus memasukkan semua perintah di bawah ini satu per satu lalu tekan enter.
  5. SELECT DISK 1 lalu klik [Enter], (nomor 1 adalah sesuai nomor flash disk Anda seperti pada gambar diatas )
  6. CLEAN lalu klik [Enter],
  7. CREATE PARTITION PRIMARY lalu klik [Enter],
  8. SELECT PARTITION 1 lalu klik [Enter],
  9. ACTIVE lalu klik [Enter],
  10. FORMAT FS=NTFS lalu klik [Enter], (mohon sabar karena proses format akan memakan waktu beberapa puluh menit baru Anda ketik perintah selanjutnya)
  11. ASSIGN lalu klik [Enter],
  12. EXIT lalu klik [Enter], (Jangan tutup command prompt sebelum seluruh prosesSelesai).
  13. Masukkan DVD Windows Anda dalam drive optik dan catat huruf dari drive optik dan media flash disk. Di sini saya gunakan “ E ” sebagai huruf kode drive DVD dan huruf “ F ” sebagai huruf flash disk anda.
  14. Kembali ke command prompt dan jalankan perintah berikut; E: CD BOOT lalu tekan [Enter], dimana “ E ” adalah huruf kode DVD drive anda.
  15. CD BOOT dan tekan [Enter] lalu perhatikan akan muncul suatu jendela pesan yang kira-kira seperti berikut; BOOTSECT.EXE/NT60 F: (dimana “F” adalah huruf kode flash disk drive anda.)
  16. Sekarang copy paste semua isi DVD Windows ke flashdisk anda..

Dengan selesainya langkah copy pada point 16 diatas maka proses pembuatan flash disk bootable selesai. Anda sekarang dapat menggunakan flash disk ini sebagai bootable USB pada setiap komputer yang dilengkapi dengan fitur boot from USB (sebagian besar motherboard saat ini mendukung fitur ini).

ada satu hal yang harus di perhatikan di dalam membuat flashdisk kita menjadi portable… ini hanya untuk windows 7 atau vista, selain windows 7 dan vista akan berbeda lagi cara dan trik y…